The Lucky Treize

Sabtu, 27 Desember 2008

WARGA KELAS YANG GILA


Kelas saya saat ini adalah kelas terhebat yang saya pernah dapatkan.
Contonya saja, minggu ini saya duduk satu bangku dengan ***** dan karena itu, saya mendapat banyak gossip dan tidak bebas. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAcccccccccccccccccchhhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!
Rasanya saya ingin memberontak kepada teman – teman saya “mbok yo ndk usah katro2 bgt gt nach!!! Wong Cuma begitu aja, ciah… cieh… kayak wong ndeso” tapi, saya tidak mampu untuk mengatakan itu semua kepada teman – teman sekelas saya, karena saya juga adalah tipikal orang yang seperti mereka. Biasalah! ketularan virus yang mereka sebarkan di kelas. Ya gimana saya tidak mau ketularan dan hampir semua warga kelas melakukan hal yang sama? Kami telah sekelas sejak kelas delapan, hampir dua tahun “KITA” bersama!!!! jadi mau gimana lagi? Kebawa suasana dech!!! Tapi kalau saya mau memberontak, saya pasti dianggap gila, aneh, stress, sombong, duch!! Macem – macem pokoknya! Apalagi banyak anak – anak di kelas saya yang SUENSIIII NYAAAAAAAAA minta ampun. Tidak terkecuali cowo2 nya. Seperti ***, *******, *****, ****, dan termasuk saya sendiri. Jadi yang belum terlalu kenal dengan SEmbiLan Dhe, jangan heran dech!
Tapi dibalik kegilaan, kesetrezzan, kesintingan,keributan teman – teman sya, mereka semua adalah teman yang baik, yang saling toleransi terhadap teman (mbotek), teman yang ikut berduka cita pada saat uang kas hilang (mbotek), yang selalu setia berbagi dan tidak pelit terutama dalam hal……
M.E.N.Y.ON.T.E.K dan M.E.N.G.O.L.O.K orang yang ****. (ini beneran ne, beneran!!!)

PENDERITAAN KELAS 9

Susssaaaaahhhnya jadi anak kelas sembilan. Baru aja mulai tahun ajaran baru, sudah detekan UAN!!! UAN!!! UAN!! Huh! Capek dech! Dikelas sembilan itu, hari-hari terasa berat, dan tidak ada waktu sedikit pun untuk main – main. Mana tugas makin banyak, trus mengulang pelajaran dari kelas 7, belum lagi jika sekarang – sekarang ini ada pemantapan. Jadi sekolah itu sudah jadi rumah kedua. Bahkan presentase tinggal di sekolah lebih banyak daripada di rumah sendiri. Gimana ndk gitu, saya berangkat sekolah dari rumah jam 7, dan pulang sekolahnya hamper jam 7 sampai di rumah. Karena sudah merasa lelah, rasanya pulang sekolah saya ingin langsung tidur, tapi ada lagi kerjaan yang menjengkelkan. Seperti halnya saya harus kursus segala macem, pulang kursus jam 9an, juga masih saja belum bisa untuk istirahat. Pasti besoknya ada saja ulangan atau tugas yang menumpuk. Pasti itu!!!!! Jadi saya baru bisa beristirahat jika sudah larut malam. Belum lagi besok paginya harus bangun pagi – pagi sekali untuk mempersiapkan semuanya. Jadi rasanya itu, untuk bernapas saja sssuuuuuusssssaaaaaaahhhhhhh banget.
Dan semua itu tersa sangat berat. JIka hari libur tiba, saya terasa tidak libur. Jika hari sabtu saya harus tetap datang kesekolah, dan setelah itu saya harus mengerjakan tugas – tugas mingguan yang belum sempat saya kerjakan di hari sekolah. Cuma bedanya kalau weekend bisa bangun lebih siang. Dan malamnya bisa nonton “termehek-mehek” dan “melati untuk marvel”.
Tapi, saya sadar bahwa yang semua yang saya lakukan sekarang ini adalah sedikit bentuk perjuangan saya untuk mencapai keberhasilan yang saya impi-impikan sejak dulu, yaitu bisa meraih nilai baik di UAN dan bisa masuk SMA keinginan saya. Sebuah hasil yang memuaskan tidak bisa diraih begitu saja, harus ada perjuangan yang panjang dan melelahkan dibelakanganya, jadi saya harus seikhlas-ikhlasnya menjalanai semua ini. Apalagi disekolah, saya sama sekali tidak merasa bosan karena teman – teman saya yang selalu membuat suasana menjadi meriah dan selalu menyenangkan. Lagi pula, saya seharusnya bersyukur mempunyai presentase waktu yang lebih panjang disekolah, karena ini adalah tauhn – tahun terakhir saya di Prima School ini. Jadi istilahnya saya harus “puas-puasin” di sekolah. Dan semua yang saya alami dikelas sembilan ini bisa saja menjadi kenangan tak terlupakan jika saya sudah tidak berada di Prima School ini kelak. (Hiks… Hiks…)

Narrriii Roro Ngigel


Disuatu jumat siang yang indah [lebay] , saya sedang tidur siang . tiba2 ada telepon berdering . karena saya sedang tidur dan tidak mau diganggu , jadi saya malas menjawabnya . jadi yang mengangkat mama saya . Ternyata , yang menelpon saya itu Bu Naning !!! wah ! saya langsung loncat dari tempat tidur dengan hati deg-degan . dalam pikiran saya langsung terfikir “duh ! ngapain BU Naning nelpon ? tumben banget ! apa gara2 nilai bahasa In donesia ku ancur ya , di UUB kemaren ? pasti nilaiku paling jelek dari seluruh kelas 9 , pasti disuruh perbaikan ! bla…blaa…blaa…” eh.. ternyata Bu Naning nyuruh saya bilang ke anak2 tari perpisahan kemarin biar latihan lagi , untuk ditampilin saat penyambutan bapak mantan menteri yang mau datang . huh ! untung ajah ! hehe… sebenarnya she saya malas , tapi ndk enak khan nolak permintaan bu Naning , segan banget ! yaudah dech , say ngasih tau temen 2yang lain . sebenarbya jawaban mereka juga sama dengan saya , tapi mereka juga ndk mungkin bisa nolak . jadi sabtu sore dan minggu sorenya kami latihan di ruang meeting kantor guru ! duch ! latihannya asyiek banget soalnya disekolah sudah ndk ada siapa2 lagi , guru2 juga sudah pulang . apalagi kami latihan sendiri ndk ada yang ngelatih . jadi bebas banget ! serasa sekolah milik pribadi . kami liat2 nilai di meja2 guru , buka2 lemari piala , trus foto2 pake piala sekolah , jadi kesan nya kami yang memenangkan perlombaan [cciiihhh!!!] pokoknya seru banget ! dan hari senin nya kami tampil didepan bapak mentri itu , didepan pejabat2 yayasan , bangga banget , tapi sekaligus malu , ditonton banyak orang . tampilnya dideket jembatan lagi , becekk , di ruang terbuka , pokoknya ndk banget devh ! pokoknya ini penampilan nari saya yang paling ndk beres . biasanya kan saya nari di panggung nagus gt , pbersih , indah , rapi , penataan panggung dan lampunya juga bagus ., nach ini ? simpang banged ! tapi saat latihannya ini yang paling seru ! pokoknya narri kalli ini , mengesankan sekali dech !!!!

Ambil Raport !!!!

Hari jumat tanggal 19 Desember 2008 , adalah hari yang paling menakutkan . pagi hari setelah bangun tidur , perasaan saya sudah campur aduk . takut , deg – degan , pingin tau , penasaran , dan lain – lain . jadwal ambil rapor saya pada hari itu , jam satu siang , jadi persaan deg – degan saya semakin lama dan panjang [sangata bontang kale] . jadi sepanjang wkatu menunggu saya , saya habis kan dengan tidur sajjah . habis mau gimana lagi ? daripada say deg-degan . trus , kalau mau Tanya nilai teman2 saya yang sudah ambil rapor duluan , ndk enak . ntar nilai saya lebih jelek , malu dunkz . jadi jadwal tanya2 nilai teman kalau saya sudah terima raport . hehe ..
 Akhirnya jam 1 siang pun tiba , waktunya saya mengambil raport . sekolah tampaknya masih sepi , mungkin orang2 belum pada datang . yang ada di kelas saya hanya saya , Mariani , dan Uzi . setelah lama kami menunggu bu Lilis tak kunjung datang . Saya dan mariani memutuskan mencari bu Lilis ke kantor , tapi ternyata tidak ada . dan saya dan mariani pulang ke kelas 9D . ternyata bu Lilis sudah ada di kelas . jadi Uzi deh yang ambil rapor duluan . padahal seharusnya saya yang duluan . Uzi itu waktu ambil raport lllllaaaaaaammmmmmaaaaaaaaaaaaa banget ! biasalah , ketemu mama sendiri [bu lilis] . pokoknya kalu ndk salah Uzi itu ambil rapir hamper 1 jam . saya dan Mariani nunggunya sampai “karatan dech tuch” hehe . . akhirnya Uzi selesai juga . giliran saya yang mengambil raport . duh , saya takut sekali , saya sudah mau nangis , karena deg-degan , mana sakit perut saya kumat lagi . [biasalah , kalau saya deg-degan pasti suka sakit perut , mual-mual , dan mau nangis]
  Setelah saya nerima raport nya , saya cepat2 liat rata – rata nilai saya dihalaman paling belakang . ALHAMDULILAH !! ternyata rata – rata nilai saya lumayan . 84,3 .. sudah dech , deg-degan saya jadi hilang , sakit perut saya jadi sembuh dan badan saya jadi sseeeeeeehhhhhaaaaaatttttt banget ! jadi , bu lilies bicara2 dengan mama saya , saya ndk dengerin dech tuch ! tapi saya masih sangat – sangat kurang puas dengan nilai IPA saya , di raport saya nilai IPA sayalah yang paling jelak , yaitu 7,9 . Bu Lilis juga bicara2 tentang SMA yang saya inginkan , yaitu SMAN 3 Malang atau DEMPO . Bu LIlis bilang , saya lebih baik sekolah di negri , tapi lihat saja lah ntar , yang pasti saya sekarang sudah daftar di Dempo . jadi tergantung nilai akhir UAN saya .
 Doakan saja saya ya …

Ke Dokter “alone”


Hari rabu tanggal 19 kemarin setelah jam makan siang, saya dan Prygel pergi ke SOS, hanya untuk daftar ke spesialis mata. Kami sebenarnya sich, tidak berencana kedokter, Cuma daftar aja!
Ech,, malah jadi periksa ke dokter sampai 1 jam_an segala. Hampir aja telat masuk pemantapannya. Untung aja, waktu itu Bu Naning datangnya telat.
beginilah keladian awal yang merubah semua rencana kami :
Livita : “mbak, kalau mau ke dokter mata, harus ke dokter umum dulu ya?”
‘mabak’nya : “mbak”nya bilang. ‘iya dek, harus ke
  dokter umum dulu!’
Livita : “oh gitu mbak. Yaudah dech, kami minta yang hari sabtu masih ada tidak mbak?”
‘mbak’nya : “lhoh? Koug sabtu sih dek? Ntar dokter matanya keburu penuh loh! Gimana kalau sekarang aja ke dokter umum nya?
Prygel : “Okay dech mbak, sekarang ya!” (dengan pedhe nya)
(tiba-tiba livita berbisik kepada prygel)
Livita : “heh! Enak aja lu! Ntar kalau telat pemantapan gimna? Aku juga belum bilang my mom! Gimana dah tuch?”
Prygel : “asataga……… gitu aja lhow! Udah! Gampang! Periksa aja sekarang! Daripada ntar penuh?
Livita : “hah! Yaudah dech! Terserah loe!”
(akhirnya selesai KMB nya)
Prygel : “okay mbak, kami ke dokter umumnya sekarang aja”
‘mbak’nya : “ya dek, langsung aja ke ruang periksa tensi”
(yach.. terpaksa kami periksanya sekarang juga!)
Kami hamper menunggu 1 jam hanya untuk mendapatkan surat pengantar ke dokter spesialis dari dokter umum. (rasanya gimna gt.. kayak dibutuhin banget gt)
Ternyata waktu kami sedang bosan-bosannya menunggu, ada ‘bule’ lewat.. (cakep juga euy, tapi dah bapak-bapak! Hehe..) dari kejauhan saya liatin terus Bule itu, dan ketika dia mendekat say tersenyum kepadanya. Lalu dia membalas senyuman saya. (Wahh… ndk nyangka!)
Lalu Bule itu berkata
Bule : “Gadiez..????”
Livita : “oh! Yes.”
Wa… so sweet banget. Hwhwhw…
Setelah lumayan lama menunggudidepan ruang prakter, lalu kita Tanya ke mbak yang lewat :
Livita “mbak, dokternya disini cuma satu ya?
Mbak nya : “dua kog dek, yang disini dokter *******”
Livita : “oh! Bukan mbak! Maksud kami dokter *****???”
Mbaknya : : “oh kalau dokter ***** prakteknya dibelakang dek”
Livita : “oh! Makasih mbak!”
Livita : “Astaga….. Yaampun… jadi kita nunnguin dari tadi sampe keriput kayak gini ternyata salah ruangan???
Gille bener!!!!”
Setelah itu kami berdua menuju ruangan yang sebenarnya dan langsung periksa!! (hamill kale.. pake periksa segala)
Lalu kami pulang setelah meminta izin keterangan masuk sekolah dari dokter. Jam telah menunjukkan jam setengah 4 lebih dan itu artinya kami terlambat. Saya berjalan cepat dan sedikit berlari tapi, Prygel berkata :
Prygel : “ngapain kamu lari Liv? Kan ada ini!” (sambil menunjukkan surat keterangan dari dokter)
Livita : “oeya! Jadi kita ndk bakal dimarahin sama bu ******”
Dan dengan santainya kami berjlan menuju sekolah tanpa harus takut dimarahi karena terlambat.


GO to Tenggaroeng


                  Hari senin tanggal 21 Desember 2008 , adalah hari yg kutunggu-tunggu . soalnya , pada hari itu rencananya saya , Irma, Prygel , June , dan Evi akan pergi ke tenggarong untuk mencari bahan untuk presentasi ujian praktek bahasa inggris yang bertemakan “kuata culture”. Rencananya kami akan berangkat jam 8 dgn menggunakan travel . jam 7 pagi saya masih berbaring di temapt tidur . tetapi suara seseorang yang menggelegar mambangunkan saya dengan cepat . eh….ternyata itu ibu saya . mulai semalaman , say a sudah mearsa deg-deg an . soalnya saya paling benci perjalanan darat , saya takut muntah , perut ndk enak , duduk terus selama berjam – jam yang menyebabkan ****** terasa sakit .jam 8 pun tiba dan saya sudah ada didalam travel , yang ada di dalam pikiran saya “muntah….muntah…muntah…” sehingga disaat awl2 perjalanan saya hanya bisa terdiam sedangkan teman2 saya asyik mengobrol . dan akhirnya saya tertidur sejenak saat perjalanan Sengata-Bontang yang sangat “mulluuusss” . dan ketika say terbangun , saya merasakan perut yang mulai enak dan mengobrol dengan teman2 . tetapi malah gentian , sekarang Prygel yang tertidur pulas di kepala saya . dalam hati saya berkata “dueh! Prygel ne , kepalanya buerat banget . mati ajah dech aquh” sambil berusaha melepaskan diri dari “cengkraman” kepala prygel . dan akhirnya berhasil juga (tet…tet…teret…) . dan tidak terasa sampailah kami di Tenggarong . tadinya Irma sedikit kesulitan menemukan rumah mbah nya yang kita akan jadikan pengungsian sementara di Tenggarong . Setelah berkali – kali salah jalan , akhirnya ketemulah rumah mbah nya . saat itu dalam pikiran saya (dengan sedikit kelebay an) “ weh……gile bo’… baggggguuussss beeeeeennnnneeeeeerrrrr ne rumah . ndk bisa tidur neh ntar malem , mandangin rumah ne !” dan kekaguman saya bertambah ketika dihalaman depan nya ada 3 mobil yang diparkir , Honda jazz biru , innova , dan Herrier . bueh ! pokoknya mannttttthaaaaapppppp lech …..
Tetapi ketika memasuki dalam rumahnya , bagus she … tetapi tidak terlalu mewah seperti pemandangan luarnya . dan akhirnya kami masuk kamar dan beristirahat sampai malam . dan ketika malam tiba , kami mempunyai pikiran yang sama , yaitu JALAN – JALAN !!!!! tetapi , Irma nya sendiri ternyata segan dengan keluarganya . jadi kita harus menunggu lama dan akhirnya ditawari jalan-jalan melihat pemandangan kota Tenggarong pada malam hari . kami diantar oleh mas Iwan (mas nya Irma), karena dia juga masih lumayan muda (biarpun dah mau marry) tapi seru juga . soalnya pikiran kami semua sejalan . jadi kami merasa nyaman , dan kami di bawa kesuatu buit yang dimana kami bisa melihat pemandangan kota tenggarong pada malam hari . dan kami sempat mem foto-foto jembatan layang nya ditenggarong dengan kata2 histeris “wah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!keren banget !!!!!! gila !!!!!! kueran !!!!!!!!” mungkin dalam hati mas Iwan dia berkata “dueh! Ne orang2 Sengata katro banget dech! Ndk ush segitunya kalleee!!!!” hehe… mungkin…..
Keesokan harinya kami jalan2 ke Museum , waduk , dan temapt2 lainnya . tetapi kali itu , kami diantar oleh mbahnya dan menggunakan mobil Honda jazz . waduh ! ndk cukup banget . kita dah ber5 apalagi mbahnya membawa temannya juga . jadi , yaudahdech…yaudahdech… kami berlima pangku2an di belakang !dan setelah jalan2 dari siang sampai malam kita terus ada dikamar karena seisi rumah pada sibuk kerja . yaudah , kami “berkarat” tuch dalam kamar ! paling2 kami maen computer dengan permainan favorit kami yaitu COOKING ACADEMY dan MISTERI .
Keesokan paginya kami pulang ke Sengata . tidak terasa sekali , rasanya kami baru dating eh…sekr\arang sudah pulang lagi . kami diantar oleh Om nya Irma ke Samarinda , dan kami menyarter mobil innova ke Sengatanya . lumayan mahal juga lhow , carter mobil , 750rb bo’… (bukan promosi lho) tapi sebelum pulang , kami mampir ke SCP untuk belanja . Lumayan juga , aquh dapat nail polish 3 warna , putih bening , bening merah , dan pink glitter . beli kotak pensil 1 , jacket warna kuning 1, dan rompi warna kuning 1 . (lagi suka warna kuning neh!) . trus itu , kami buliq dech . kami menuju ketempat kami janjian denagn mobil carteran kami. Beh …beh… Samarinda ! Banjir!!!!!!!!!!!! Dalem banget lagi . dan saya mengucapkan 1 kalimat yang jarang diucapkan orang “wah! Ternyata ! Sengata lebih hebat dari Samarida ! buktinya ajah , sengata jarang banjir!” hehe … maksa…
Dan ketika kami sudah menuju tempat janjian carteran mobil , wah ndk nyangka ! ternyata yang nyupir masih kakak-kakak . masih muda gitu , trus lumayan lah , ndk jelek2 amat . (tapi tetep Lucas Gabreel paling cakep. Maksa..) trus dia juga bawa teman , buat gentian nyupir gt klw dia capek . oea, nama yang nyupir itu kak Heru . trus , yang temen nya itu eum…sapa ya ?? lupa Tanya euh ! [kasiannya…]
Narator : saat perjalanan…… [mau kemana bu ??? pake narrator segala]
pertamanya khan saya minta tolong ke kakak yang satunya taroin barang2 di belakang , saya bilang “om titip barang ini yak di belankang” trus kak Herunya bilang gini “jangan panggil om dech dek… dai tuch belum om-om.. masih suka jalan2 sendiri gitu dech… kalau bisa panggil kakak , mas , klw perlu AA” dalam hatiku “cih…jijiknya.. AA? Mau kemana!!!!!!!” trus temen2 saya langsung nyambung “jiiiiaahhh!!!! Maksa dianya” hehe.. pokoknya didalam mobil ituch seru banget deh ! cerita2, apalagi kak Heru tuch nyetirnya dah keak pembalap Ferrari [wah..ketinggian] yang paling seru tuch dijalan Sengata bontang . sudah jalan nya mmmmuuuuulllllluuuussssss bgt , keak muka habis di facial [cih….] kak Herunya ngebut bgt lagi ! yaudahdech…yaudahdech… jantung saya keak dah mau lepas ! kalau jaln nya lubang2 , locat2 dech dech dalam mobil , trus kakaknya sering nngerem mendadak lagi jadi ya.. ada backsound nya gitu . pokoknya kalau kakakny ngerem mendadak dia bilang “cekitcekit….cekitcekit…” trus kami sambung “lagi…lagi…lagi…” wkwkwk… pasti sesisi dunia ketawa [walah , mau kemana???] maksudnya seisi mobil . seerruuu abies .. kadang2 kak Herunya ituch sengaja malah ngelewati jalan lubang padahal disebelah kana nada jalan yang bagus huh! Dassar!!! Hehe… kakaknya itu gaul abies lhow , masa’ dia manggil temennya itu pke “cuy…cuy..an.. keak wielda ajah . hehe…” trus kalau sudah jalannya berlubang parah , tanjakan , becek, ada mobil lain dari arah depan , sudah dech .. beraksi dech nyupir ‘sok’ Ferrarinya keluar . stir mobil dah keak mainan diputer2 sampai gila , trus kalau sudah ngeleawtin langsung ngrem mendadak . dan dengan santainya kak Heru tuch bilang “wah!!! Gile bo’ .. jalan ke Sengata ini penuh tantangan… serruu abies man…” dalam hati ku “jjjjjjjjjiiiiiiiiaaaaaaaaahhhhhhh!!!!! Ne orang ! seru apanya . perut mual2 semua ne ! nyawa itu sudah keak tinggal dicabut ajjah !!! [tapi seru juga se…”] maksa .. hehe… trus sampai dech di Sengat , kita malah bilang yah!!!! Dah nyampe’ !! [orang2 strezz.. klw dah nyampe maunya seneng , ne malah ndk seneng!] iya , ndk seneng soalnya dah saat2 terakhir ketemu kak Heru , ndk bisa seru2an lagi dunkz , trus mungkin bakal ndk ketemu selamanya lagi [hikss…hiks… lebay ah]
kan dianter ke rumah masing2 , kak Heru bilang , dianter ke rumah yang paling jauh ajah dulu , soalnya kakak ndk tau jalan pulang . ywda dech , pdhal gw mau langsung pulang , jadi ndk bisa . muzti ke TH dulu .. nganter Prygel , June , ma Irma . mana Evi juga turun ke rumah Irma dia nungguin di Jemput disana . jjjjjjiiiiiaaaahhhh!!!! Sendirian dech gw di mobil .
trus kakak nya bilang “mau duduk depan kah dek?’
“ndk ah kak, wong dah mau nyampe’’
trus saya Tanya “habis ini kakak langsung pulang ke Samarinda? Ndk istirahat dulu?” dia bilang “ya ndk lach dek , langsung ne .. mangkanya kakak bawa temen , biar bisa gentian nyupir. Besok pagi harus berangkat ke Balikpapan lagi , jemput orang jam 9 . ngeri’ banget yak dek kerjaan kakak?”
saya jawab “ich!!!! Ngeri …. Ngeri…. Ngeri… banget-banget-banget!!!!!”
dia bilang “mau gimana lagi? Sudah kerjaanya .. kalu ndk genie dari mana duit buat kawin? Hehe…”
I says “bener2… hehe.. ntar klw kawin undang2 ya kak , saya numpang makan gratis . hehe…”
Dia bilang “siiiiiiiiiiiipppppppppp”
Trus sampai dech di rumah quh…
Dia bilang “ih! Rumahnya keren banget !
I says “ini yang depan ajah kak , rumahnya di belakang” 
Dia bilang “ooo….. kirain… [sambil ngasih barang2 quh]”
I says “ yaudah ya kak , saya masuk dulu ya… makasih ya kak”
Dia bilang “okeh , ati2 ya dek?!!!”
Ehm…. Ne happy ending atau sad ending yak?????